Kota Bandung Pemuncak Penderita HIV/AIDS di Jabar

  Minggu, 04 Desember 2016   Adi Ginanjar Maulana

BANDUNG, AYOBOGOR.COM—Kota Bandung berada pada posisi penularan HIV-AIDS tertinggi di Jawa Barat. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan untuk mengurangi penularan maka penanggulangan di daerah yang terjangkit HIV/AIDS perlu terus dilakukan.

"Berdasarkan data kumulatif penularan HIV/AIDS di Kota Bandung sepanjang 2016 mengalami peningkatan terutama pada penularan heteroseksual mencapai 30% dan homoseksual 10%. Pemkot Bandung mengharapkan ada penanggulangan cepat terkait masalah ini," ungkapnya dalam acara peringatan Hari AIDS di Kodim 0618 Bandung, Minggu (4/12/2016).

Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto mengatakan berdasarkan evaluasi saat ini Kota Bandung pada posisi memprihatinkan sehingga pihaknya akan berinisiatif untuk mengubah cara pendekatan kepada masyarakat.

"Kita harus mengubah cara pendekatan yaitu jangan hanya terkonsentrasi pada persoalan hilir yang fokus terhadap pendataan orang tertular dan penyembuhan. Tapi harus ada sinergi dari hulu seperti bagaimana memproteksi masyarakat dari adanya indikasi penularan baru," katanya.

Menurutnya, perlu ada metodologi berupa daya kejut bagi masyarakat khususnya anak muda yang disinyalir memiliki tingkat kerentanan cukup tinggi dalam penularan HIV/AIDS.

"Penanggulangan saat ini bukan hanya menyampaikan sosialisasi, tapi perlu sedikit daya kejut bagi masyarakat. Sehingga ke depannya akan menimbulkan rasa takut dan antisipasi dari penularan bahaya HIV/AIDS ini," katanya.

Dia melanjutkan akan melakukan membuat database terkait penanggulangan penularan HIV/AIDS pada tingkat kecamatan, kelurahan, dan kelompok masyarakat.

"Evaluasi database tersebut diharapkan pergerakan dan pertumbuhan potensi penularan HIV/AIDS akan terdeteksi sedini mungkin," katanya.(Reni)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar