Bima Minta Sopir Angkot Tak Lakukan Aksi Mogok

  Senin, 20 Maret 2017   Andres Fatubun
Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota Komisaris Besar Polisi Suyudi Ario Seto. Hengky Sulaksono/Ayobogor

BOGOR, AYOBOGOR.COM--Wali Kota Bogor, Bima Arya meminta sopir angkot menahan diri untuk tidak melakukan mobilisasi aksi mogok massal. Pasalnya, saat ini pemerintah tengah menggodok aturan yang bakal dikenakan terhadap pengelola jasa transportasi daring.

"Tidak usah terlalu memobilisasi, terkait dengan kekhawatiran, karena peraturannya (jasa transportasi daring) sekarang sedang digodok," tutur Bima saat meninjau lokasi bentrok ojek daring dan angkot di Jalan Raya Yasmin, Kota Bogor, Senin (20/3/2017) malam.

Ia melanjutkan, Selasa (2/3/2017) esok pagi pihaknya juga bakal menerima telekonferensi dari Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian guna membahas sosialisasi terkait aturan-aturan baru jasa transportasi daring.

"Nanti semuanya akan dijalankan oleh pemerintah kota. Jadi akan ada pengaturan. Itu yang kita sampaikan kepada teman-teman pengemudi angkot," ujarnya.

Bima menambahkan, Pemerintah Kota Bogor juga telah menyiapkan langkah antisipatif jika para pengemudi angkot tetap bersikukuh menjalankan aksi mogok sebagai bentuk protes terkait keberadaan jasa transportasi daring. Pemkot beserta jajaran kepolisian bakal menyediakan sejumlah truk angkut untuk menampung warga yang hendak bepergian.

"Kita siapkan truk dan bus untuk mengangkut. Truk, bus, dari kami, kepolisian, dan bus-bus karyawan kita minta untuk mengangkut. Kita akan menyiapkan sejumlah armada alternatif untuk pengangkutan," kata dia.(Hengky Sulaksono)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar