Raga Seni Budaya Bakal Ramaikan Bogor Street Festival CGM 2018

  Rabu, 28 Februari 2018   Husnul Khatimah
Ketua Panitia Bogor Street Festival Cap Go Meh 2018, Arifin Himawan. (ayobogor/Husnul Khatimah)

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Beragam kesenian dan budaya Nusantara bakal meramaikan pesta rakyat Bogor Street Festival Cap Go Meh (CGM) 2018 yang akan dihelat pada Jumat (2/3/2018) mendatang.

Ketua Panitia CGM 2018, Arifin Himawan mengatakan, semua pihak yang terlibat dalam agenda tahunan di Kota Bogor ini sudah siap untuk menyuguhkan penampilan yang terbaik kepada masyarakat.

"Persiapan Cap Go Meh sudah 99%, satu persennya lagi milik Tuhan yang bisa merubah segalanya dan menyempurnakan semuanya," ujar Arifin saat ditemui di Vihara Dharmakaya, Bogor, Rabu (28/2/2018).

Ia menjelaskan dalam Bogor Street Festival CGM tahun ini akan ada sebanyak 29 tim dari komunitas seni dan budaya yang akan menampilkan berbagai kesenian seperti Reog Ponorogo, Tarian Soya-Soya, ondel-ondel, Ogoh-ogoh Kala Buta Bumi, dan puluhan kesenian lainnya.

Selain itu, nantinya akan ada pula Paskibraka, kendaraan hias, tandu-tandu, liong, dan barongsai sebanyak 25 tim. Kesemuanya ini akan diarak di lokasi parade yang berada di Jalan Suryakencana dan Jalan Siliwangi.

"Jarak tempuh rute sekitar 1,5 kilometer. Selama acara berlangsung kendaraan yang akan melewati Jalur Suryakencana akan dialihkan sementara," ujar Arifin.

Pesta rakyat Cap Go Meh 2018 ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya di mana dalam acara ini akan dimeriahkan oleh kesenian Nusantara yang berada di luar Kota Bogor di antaranya adalah kesenian dari Kalimantan, Bali, DKI Jakarta, Sumatera Barat, dan Madura.

"Yang membuat berbeda dengan tahun lalu, mulai tahun ini kita akan mengakomodir budaya Nusantara lainnya. Kita akan tampilkan 8 daerah yang akan ikut berpartisipasi dan setiap tahunnya kita harapkan ada peningkatan partisipasi dari daerah luar," terang Arifin.

Selain parade budaya, nantinya acara ini akan diawali dengan doa lintas agama yang dibawakan oleh para pemuka agama masing-masing. Doa lintas agama ini bertujuan untuk mendoakan kebaikan bangsa dan Kota Bogor.

"Pesan CGM tahun ini sesuai tema kita yaitu ajang pemersatu budaya bangsa. Kita harapkan lintas budaya, suku, agama tetap bersatu untuk membangun Indonesia yang lebih makmur dan lebih baik lagi," tutup Arifin.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar