web analytics
Top banner bank bjb
Bima Arya Sarankan Diskotek di Kota Bogor Ubah Konsep Usaha
Oleh Husnul Khatimah, pada Feb 02, 2018 | 08:13 WIB
Bima Arya Sarankan Diskotek di Kota Bogor Ubah Konsep Usaha

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyarankan dua diskotek yang dihentikan operasinya lantaran tidak memiliki perizinan yakni Lipss dan X-One mengubah konsep usahanya karena Pemerintah Kota Bogor tidak akan lagi mengeluarkan izin untuk diskotek.

"Kalau mau buat cafe, restoran silahkan tapi tidak lagi ada diskotek, meja DJ termasuk tidak lagi ada PL (Pemandu Lagu). Kalau Masterpiece, Inul Vista masih boleh karena karaoke keluarga konsepnya,” ujar Bima, Kamis (1/2/2018) petang.

Bima menegaskan jika diskotek tidak merubah konsepnya, maka tidak ada izinnya.  Ia menyatakan tidak akan segan menutup dan menyegel dengan cara melayangkan surat peringatan terlebih dahulu.

Ia mengatakan langkah menutup diskotek dilakukan karena ada aspirasi dari warga dan ulama yang meminta untuk menutup diskotek di kota hujan. Dalam ketentuannya di Perda Nomor 8 Tahun 2006 tentang ketertiban umum, jika menggangu ketertiban umum dan aspirasi dari warga maka Pemerintah Kota Bogor berhak menutupnya.

“Ini yang menjadi landasan kita untuk proses penutupan, nanti kita sampaikan surat bahwa itu akan di tutup, kalau mereka (X-One dan Lipss) mau menutup sendiri silahkan," ujar Bima.

Sementara itu sore kemarin Pemkot Bogor juga menggelar rapat evaluasi Tempat Hiburan Malam (THM) yang dihadiri pengelola THM dan instansi terkait lainnya. Bima mengatakan dalam rapat itu hampir semua pengelola THM di Kota Bogor ikut hadir.

“Tadi hampir semua pengelola THM yang hadir, sebagian besar yang hadir adalah pengelola karaoke. Saya sampaikan semua harus memiliki izin, kami memiliki data mana yang sudah memiliki izin mana yang belum, jadi harus tertib izinnya semua. Intinya diskotek dan Pub tidak boleh ada di Kota Bogor," tegas Bima.

Editor: Andres Fatubun

Middle banner
Artikel Terkait