Lepas Jabatan Ketum PSSI, DPR Minta Edy Rahmayadi Fokus Jadi Gubernur

  Selasa, 22 Januari 2019   Husnul Khatimah
Ketua komisi X DPR RI Djoko Udjianto. (Husnul Khatimah/ayobogor)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Ketua Umum Persatuan Sepakbola Indonesia (PSSI) Edy Rahmayadi resmi mengundurkan diri dari induk organisasi Tanah Air itu. Keputusan mundur Edy itu disampaikan saat Kongres PSSI di Bali akhir pekan lalu.

Ketua Komisi X DPR RI, Djoko Udjianto, mengatakan pihaknya yang membidangi olahraga, pendidikan, dan sejarah mengapresiasi langkah yang diambil oleh Edy mundur sebagai Ketum PSSI.

"Dengan legowonya beliau pak Edy menyerahkan jabatan kepada pak Joko Driyono," ujar Djoko usai kunjungan kerja di Bogor, Selasa (22/1/2019).

Dengan keputusan mundur itu, pihaknya meminta Edy fokus menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Sumatera Utara. 

"Kepada pak Joko mudah-mudahan pak Joko bisa membenahi PSSI dan pak Edy bisa menjalankan fungsinya sebagai gubernur Sumatera Utara dengan baik," kata Djoko.

Menurut Djoko keputusan mundur itu bukan berarti Edy melepas tanggung jawabnya sebagai Ketum PSSI terpilih periode 2016-2020. Namun merupakan bentuk kelogowoan Edy demi kemajuan sepakbola tanah air.

"Pak Edy itu perwira tinggi tidak usah ditanya mengenai dedikasi itu tidak perlu ditanyakan, pasti kecintaan beliau terhadap negara kecintaan terhadap olahraga demi tanah air itu sangat tinggi," tukas Djoko.

Sementara kepada Djoko Driyono yang mengantikan Edy Rahmayadi, Djoko berharap dirinya bisa memimpin PSSI untuk menyelesaikan persoalan pengaturan skor yang beberapa hari belakangan menjadi sorotan publik. DPR diakui Djoko juga ikut mengawal perkembangan penyelesaian persoalan tersebut.

"Minggu lalu kita mengadakan rapat dengan kementerian pemuda dan olahraga termasuk PSSI kita panggil cuma karena PSSI belum punya data yang akurat kita berikan kesempatan untuk lain kali kita panggil lagi untuk membahas mengenai isu yang berkembang dimasyarakat ini," tukas Djoko.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar