Kabupaten Bogor Peringati Hari UKM Nasional

  Senin, 12 Agustus 2019   Fira Nursyabani
Perayaan Hari UKM Nasional di Ballroom Hotel Lorin, Sentul, Kabupaten Bogor, Senin (12/8/2019). (Dok. DIA Event Organizer)

BABAKAN MADANG, AYOBOGOR.COM -- Pemerintah Jawa Barat menargetkan peningkatan inklusi keuangan mencapai 75 persen melalui potensi sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di era digital melalui tingkat literasi keuangan yang ditargetkan bisa menembus hingga ke angka 35 persen.

Hal ini mendorong perusahaan teknologi untuk mengadakan edukasi permodalan melalui finansial teknologi (fintech) dan teknologi smart dashboard untuk UMKM. Peningkatan literasi dan inklusi keuangan di provinsi ini tentu menjadi perhatian pemerintah pusat maupun daerah.

Untuk mendukung upaya tersebut, DIA event organizer bersama komunitas kuliner Indonesia (Kul-Ind), PT. Newline Fintech Indonesia (Prosperitree), PT Paus Skala Teknologi (Whee), PT Minitech Finance Indonesia (SayaModalin), PT Indo Fintek Digital (ModalUsaha), PT Solusi Teknologi Finansial (Modal Nasional), PT Mediator Komunitas Indonesia (Crowdo), PT Sinergi Mitra Finansial (Kredibel), PT Stanford Teknologi Indonesia (Standford) dan PT Digitron Solusi Indonesia (Asakita) mengadakan acara perayaan hari UKM nasional di Bogor.

Acara ini digelar dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai layanan pinjaman peer to peer yang diyakini mampu menjadi alternatif permodalan untuk akselerasi UMKM Bogor dan juga teknologi smart dashboard dalam mendigitalisasi usaha kecil dan menengah.

Acara diadakan pada Senin (12/8/2019) di Ballroom Hotel Lorin, Sentul Bogor dalam tema “Perkembangan UKM Bersama Teknologi”. Kegiatan ini menghadirkan Ketua Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, PLT Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor, Ketua komunitas Kul-Ind, talkshow dengan pakar industri fintech P2P lending serta pameran perusahaan finansial teknologi dan smart dashboard.

“Kami berharap dengan pengenalan fintech P2P lending dapat memberikan alternatif solusi untuk pembiayaan usaha, hal ini kami lakukan sebagai konsistensi dukungan akselerasi usaha kecil dan menengah di Bogor dalam mengembangkan produknya menghadapi era digital”, ujar Ronny Sukmana Kadis selaku Ketua Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, dalam keterangan resminya.

“Kami sangat mendukung perayaan hari UKM nasional ini menjadi jembatan kolaborasi fintech dan UMKM Bogor untuk mendapatkan sumber modal usaha yang lebih cepat dan mudah untuk kelancaran bisnisnya,” tambah Hendro Gultom selaku operational manager dari Prosperitree. 

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 100 masyarakat Bogor ini menjadi bukti nyata bahwa edukasi terkait teknologi dalam finansial dan smart dashboard sangat dibutuhkan oleh UMKM Bogor.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar