Berebut Kursi Kades Bantarsari, Suami Menang Telak Atas Istri

  Minggu, 03 November 2019   Husnul Khatimah
Cakades suami istri di Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, didesain seperti pelaminan saat pilkades Minggu (3/11/2019). (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

RANCABUNGUR, AYOBOGOR.COM -- Calon Kepala Desa Bantarsari nomor urut 1, Lukmanul Hakim menang telak atas istrinya, Silfiyani dalam hasil hitung perolehan suara Pemilihan Kepala Desa.

Berdasarkan hasil hitung Panitia Pilkades Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Lukman memperoleh sebanyak 2.737 suara sedangkan Silfiyani memperoleh 287 suara sah.

"Penghitungan suara berjalan kondusif, pasangan nomor urut 1 menang dalam perolehan suara," ujar Ketua Panitia Pilkades Bantarsari, Samsury melalui sambungan telepon seluler kepada Ayobogor.com, Minggu (3/11/2019).

Samsury mengatakan, total suara masuk berjumlah sebanyak 3.218 dengan rincian 3.018 suara sah dan 86 suara tidak sah. "Dengan demikian partisipasi pemilih 63 %," katanya.

Dia menambahkan tahapan selanjutnya, panitia Pilkades akan memberikan laporan penyelenggaraan Pilkades kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan kemudian menunggu waktu untuk penetapan kepala desa terpilih.

Untuk diketahui pasangan suami istri Lukmanul Hakim dan Silfiyani bertarung di Pilkades karena pada saat pendaftaran Calon Kepala Desa dibuka hingga masa-masa akhir pendaftaran Lukmanul Hakim yang merupakan calon inkumben tidak memiliki pesaing dalam Pilkades.

"Awalnya kita membuka pendaftaran calon kepala desa sejak Agustus namun sampai tahap penutupan pendaftaran tidak ada yang mencalonkan diri sementara syarat untuk penyelenggaraan Pilkades harus ada lebih satu calon," kata Samsury.

Menurut Samsuary tidak adanya penantang Lukmanul Hakim di Pilkades Bantarsari ini membuat istri Lukmanul yakni Silfiyani di masa-masa akhir pendaftaran berinisiatif mencalonkan diri melawan suaminya berebut kursi kepala desa periode 2019-2024.

"Awalnya yang suami mendaftar duluan dan akhirnya disusul istrinya ikut mendaftar, daripada tidak terselenggara karena persyaratan lebih satu calon kades mutlak dilaksanakan, makanya istri cakades (Lukmanul) ikut mendaftar," kata Samsury.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar