BJ Habibie Dinilai Memegang Teguh Iptek dan Imtak

  Kamis, 05 Desember 2019   Husnul Khatimah
Talk Show Cinta Tanpa Batas BJ Habibie di Museum Kepresidenan RI Balai Kirti, Kamis (5/12/2019). (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim menilai, sosok almarhum Presiden Republik Indonesia (RI) ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) merupakan tokoh bangsa yang memegang teguh keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) dengan iman dan takwa (Imtak) dalam kehidupannya.

“Jadi, jika Iptek dan Imtak diterapkan secara seimbang, maka akan mampu membawa bangsa Indonesia lebih maju. Itu yang dicontohkan beliau (BJ Habibie),” ujar Dedie usai menghadiri Talk Show Cinta Tanpa Batas BJ Habibie di Museum Kepresidenan RI Balai Kirti, Kamis (5/12/2019).

Menurut Dedie, BJ Habibie merupakan seorang ilmuwan yang jenius dan sosok yang luar biasa, sehingga menjadi panutan semua orang. Bahkan, kisah cinta dengan sang istri, almarhumah Hasri Ainun yang berjalan selama lebih dari 40 tahun menginspirasi banyak orang. Kisahnya diangkat ke layar lebar dengan judul Habibie & Ainun (2012).

“Pak BJ Habibie merupakan sosok luar biasa, idola dan teladan bagi kita semua,” ujarnya.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid mengatakan, kegiatan talkshow ini bertujuan sebagai bentuk penghargaan tokoh nasional BJ Habibie melalui pemikiran dan karyanya dalam membangun bangsa Indonesia, khususnya pada museum kepresidenan RI Balai Kirti.

Hilmar menilai bahwa sosok BJ Habibie banyak sekali memberikan sumbangan bagi kemajuan peradaban bangsa Indonesia. "Beliau juga tidak pernah berhenti berpikir dan berbuat untuk menghasilkan karya bagi kemajuan bangsa," kata Hilmar.

Dia mengatakan, tidak hanya meletakkan dasar tradisi keilmuan dan pengembangan teknologi yang kokoh, BJ Habibie juga mengajarkan banyak tentang adab berpolitik, tata cara pemerintahan yang efektif, beragama dengan produktif, berkeluarga yang harmonis, dan banyak hal lainnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar