Bogor dan Aceh Jajaki Kerjasama Bidang Pariwisata dan Ekonomi

  Minggu, 26 Januari 2020   Husnul Khatimah
Pemkot Bogor melakukan kunjungan kerja ke Banda Aceh (Dok. Humas Pemkot Bogor)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan kunjungan kerja ke Pemerintahan Banda Aceh. Menurut Bima, kedatangan dirinya dan rombongan ke Banda Aceh merupakan kunjungan balasan setelah penyelenggaraan Festival Budaya Aceh di Bogor pada Oktober 2019 lalu. 

“Sekarang kami ke sini fokus kepada hal-hal yang ingin kami pelajari dari Banda Aceh, terutama terkait penataan pasar dan PKL. Kami bersama tim akan turun ke Pasar Aceh dan beberapa pasar lainnya untuk mempelajari konsep pengelolaannya biar bersih dan juga soal relokasi PKL tanpa menimbulkan persoalan-persoalan,” ujar Bima, Sabtu (25/1/2020).

Ia menambahkan, banyak hal lain yang bisa dipelajari dari Banda Aceh, termasuk wisata religinya. 

“Saat ini kami juga sedang membangun Masjid Agung yang akan terintegrasi dengan Alun-Alun Kota Bogor serta stasiun, dan untuk itu kami ingin menggali inspirasi dari Banda Aceh,” jelasnya.

Kemudian dirinya dan Wali Kota Aminullah juga membahas peluang kerja sama dalam bidang promosi dan pemasaran produk-produk UMKM antar kedua kota.  “Saya ingin ada pusat kerajinan atau oleh-oleh khas Aceh nanti di Bogor. Jadi warga kami maupun Jakarta dan sekitarnya tak perlu jauh-jauh lagi ke Aceh.

“Kami pun siap mengirim produk oleh-oleh, kerajinan, dan makanan khas Bogor ke Banda Aceh. Di Bogor sudah banyak warung Aceh, tapi di sini belum ada warung Bogor,” kata Bima. 

Menanggapi hal tersebut, Aminullah mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bima Arya dan rombongan. 

“Semoga bisa memperkuat jalinan kerja sama antara kedua kota. Ada banyak hal bisa kita kerjasamakan terutama sekali dalam menunjang sektor pariwisata dan ekonomi. Banda Aceh siap saling berbagi best practice dengan Bogor.” “Banda Aceh yang wilayahnya kecil, berkonsentrasi pada pembangunan sektor wisata dan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi. Dan saya rasa hal ini sama dengan Bogor. Program ke depan, destinasi wisata dan produk-produk UMKM Banda Aceh bisa kita promosikan dan pasarkan secara masif di Bogor, begitu juga sebaliknya,” katanya.

Walkot Banda Aceh juga menyampaikan bahwa pihaknya tak menutup kemungkinan kerjasama di bidang lain. 

“Dulu kami pernah belajar soal pengelolaan layanan air bersih ke Bogor, hingga kini cakupan pelayanan Banda Aceh sudah lebih dari 93 persen. Intinya, semua kerja sama baik yang sudah, sedang, dan akan kita lakukan tujuannya untuk memajukan kedua kota,” kata Aminullah.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar