Bogor Selatan Bahas Rencana Penataan Kawasan Batutulis

  Kamis, 13 Februari 2020   Husnul Khatimah
Kecamatan Bogor Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Kamis (13/2/2020). Salah satu pembahasan mengenai penataan kawasan Batutulis. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR SELATAN, AYOBOGOR.COM -- Kecamatan Bogor Selatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Kamis (13/2/2020).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakot Bogor Dody Achdiyat mengatakan, di Bogor Selatan ada beberapa potensi yang bisa dikembangkan, salah satunya terkait situs-situs cagar budaya.

"Ada ekspose yang sangat menarik, yaitu sejarah singkat Prasasti Batutulis yang disampaikan Roni Hamdani (budayawan). Ini salah satu yang kita dorong untuk dikembangkan. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang situs-situs peninggalan kerajaan Pakuan Pajajaran ini," jelas Dody.

Ia menambahkan, sebelumnya Wali Kota Bogor Bima Arya telah berdiskusi mengenai rencana penataan kawasan Batutulis tersebut bersama para akademisi, budayawan dan komunitas. Mereka menyambut baik upaya penataan tersebut. Namun harus dimatangkan dengan bentuk kajian serta disinkronkan dengan fakta-fakta sejarah yang ada.

Dody Achdiyat berharap, Musrenbang di kecamatan Bogor Selatan ini bisa lebih sinergi. Jadi masyarakat, komunitas, LPM, RT, RW untuk menyampaikan kebutuhannya dan potensi-potensi wilayahnya masing-masing.

AYO BACA : Bogor Matangkan Penataan Kawasan Batutulis

Camat Bogor Selatan Hidayatullah menyampaikan, bahwa kegiatan Musrenbang ini menjadi bagian implementasi dari Undang-Undang no. 25 tahun 2004, tentang sistem perencanaan pembangunan.

"Wilayah Kecamatan Bogor Selatan ini adalah menjadi bagian integrasi integral dari Pemerintah Kota Bogor dengan luas wilayah kurang lebih 3.081 hektar yang terbagi 16 kelurahan dengan jumlah penduduk per 1 Februari 2020 mencapai 182.403 jiwa," ujar Hidayatullah.

Hidayatullah menjelaskan, usulan musrenbang di tahun 2020 ini yang sudah disepakati di tiap kelurahan sampai dengan hari ini, ada sekitar 808 kegiatan.

"150 kegiatan diantaranya merupakan prioritas masing-masing kelurahan. Kami juga berharap kedepan ada peningkatan fasilitas kesehatan dari puskesmas menjadi puskesmas rawat inap artinya bisa memudahkan warga tidak harus bersusah-susah mencari rumah sakit, juga berharap yang tadinya pos pembantu itu dinaikan kapasitasnya menjadi puskesmas," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Bappeda Kota Bogor, Iceu Pujiati, mengatakan, sebagaimana diketahui bahwa Musrenbang ini adalah salah satu kegiatan yang nantinya akan menjadi satu masukan didalam rencana awal  Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk tahun 2021.

Jadwal  RKPD 2021 ini sudah masuk di dalam Musrenbang  RKPD 2021. Nantinya pada Maret 2020, setelah Musrenbang di kecamatan telah selesai di 6 Kecamatan di Kota Bogor ini, maka akan masuk ke dalam Forum OPD.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar