3 Tokoh dengan Elektabilitas Tertinggi Pilpres 2024

  Minggu, 28 Juni 2020   Republika.co.id
Ilustrasi.

JAKARTA, AYOBOGOR. COM -- Hasil survei yang dilakukan oleh New Indonesia Research & Consulting menyebutkan, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil merupakan tokoh politik yang memiliki elektabilitas tertinggi atau masuk dalam "Top Three" pada Pemilu 2024. 

Elektabilitas Prabowo sebesar 18,9 persen sedangkan Ganjar dan Kang Emil masing-masing 14,3 persen dan 11,0 persen. 

Direktur Eksekutif New Indonesia Research & Consulting Andreas Nuryono mengatakan, isu mewabahnya Covid-19 yang terus mewarnai pemberitaan menjadi wacana publik yang sangat kuat. Dampak politis pun, kata dia, tak terhindarkan di tengah mulai hangatnya peta elektoral menuju Pemilu 2024.

"Ganjar dan Kang Emil menempati tiga besar menuju Pemilu 2024, bersama Prabowo yang masih paling tinggi," jelas Andreas  dalam siaran persnya, di Jakarta, Ahad (28/6).

Hal yang menarik, Andreas mencermati figur Emil yang berhasil melewati Anies dengan elektabilitas 9,8 persen.

"Hal ini tampak paralel dengan buruknya opini publik terhadap kinerja Anies dalam mengatasi corona, sebaliknya Ganjar dan Emil dipersepsikan terbaik kinerjanya," katanya.

Andreas menjelaskan kinerja Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dinilai terbaik oleh publik Indonesia dalam mengatasi corona. Menurut dia, Ganjar memuncaki opini publik dengan penilaian 23 persen, sedangkan Emil menyusul sebesar 16,8 persen. 

Berturut-turut di bawahnya 

  1. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (12,8 persen), 
  2. Wali kota Surabaya Tri Rismaharini (9,3 persen)
  3. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (8,1 persen).
  4. Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (4,5 persen) 
  5. Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (2,7 persen)
  6. Wali kota Bogor Bima Arya Sugiarto (1,3 persen)
  7. Gubernur Banten Wahidin Halim (1,0 persen). 

Nama-nama lain tidak mencapai 1 persen, dan sisanya tidak tahu atau tidak menjawab 18,8 persen.

Secara umum, faktor kinerja dan kepemimpinan yang merakyat serta terukur menjadi kunci keberhasilan Ganjar dan Kang Emil dalam meraih dukungan publik. 

"Sebaliknya sosok seperti Anies tertinggal karena kinerjanya dinilai kurang konkret dan terjebak dalam narasi belaka tanpa realisasi nyata di lapangan," ucapnya.

Survei New Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 8-18 Juni 2020, dengan jumlah responden 1200 orang. 

Metode survei dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden survei sebelumnya yang dipilih secara acak. Margin of error survei sekitar 2,89 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar