Penangkapan Terduga Pelempar Molotov di Bogor Berbuntut Pengaduan

  Selasa, 01 September 2020   Fichri Hakiim
Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (PUSHAMI) mengadukan penangkapan terduga pelempar bom molotov kantor PDIP ke Komisi III DPR RI. (ist)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (Pushami) mengadukan penangkapan terduga pelempar bom molotov kantor PDIP ke Komisi III DPR RI. Anggota Pushami, Aziz Yanuar mengatakan bahwa ia datang ke DPR RI bersama keluarga terduga pelaku.

“Kedatangan kami disambut oleh anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Aboe Bakar Al-Habsy," katanya kepada Ayobandung.com, Selasa (1/9/2020).

"Kami mengadukan perihal tindakan kepolisian yang berulang-ulang terkait dengan pihak yang diduga kontra rezim diperlakukan dengan represif, tidak profesional, diskriminatif dan tidak transparan,” katanya.

Aziz menganggap hal tersebut sebagai suatu pelanggaran. “Ini pelanggaran karena setiap warga negara berhak mendapat perlindungan hukum,” tegas Aziz.

Ia juga menuturkan bahwa ada beberapa orang terduga pelempar molotov yang diduga ditangkap tanpa surat penangkapan. Bahkan, keluarga tak mengetahui posisi terduga pelaku.

Sementara itu, Aboe Bakar berjanji akan menempuh jalur politik untuk menanggapi kasus tersebut. Aboe juga sependapat dengan Aziz bahwa setiap warga berhak mendapat perlindungan hukum.

“Aboe Bakar akan memproses ini secara politik, sehubungan dengan aduan masyarakat terkait masalah dengan kepolisian ini,” jelas Aziz.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar