Sediakan Ribuan Fasilitas, Bima Arya Imbau Warga Selalu Cuci Tangan

  Kamis, 15 Oktober 2020   Husnul Khatimah
Wali Kota Bogor, Bima Arya saat acara Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Tingkat Kota Bogor. (Ayobogor.com/Husnul)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, Pemkot Bogor melakukan pencanangan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Tingkat Kota Bogor ke seluruh wilayah dengan peserta 150 anak-anak secara daring.

"Pesannya di era Covid-19 ini jangan lupa cuci tangan pakai sabun," ujar Bima, Kamis (15/10/2020).

Dia mengatakan pihaknya mengeluarkan Surat Edaran agar setiap titik yang mempunyai potensi ada kegiatan orang agar menyediakan fasilitas cuci tangan. Sampai saat ini Pemkot Bogor sudah membangun 2.584 fasilitas cuci tangan yang tersebar di 466 sekolah, 900 masjid, di 1.000 posyandu, di taman dan lain-lain.

"Nomor satu yang terpenting kultur, kebiasaan dibangun, digencarkan melalui sosialisasi dan edukasi, kedua pembangunan infrastruktur digencarkan di seluruh titik-titik yang betul-betul memerlukan protokol kesehatan," katanya.

Bima menuturkan, Pemkot Bogor bekerja sama dengan Lapor Covid-19 dan Nanyang Technological University Singapore melakukan survei di Kota Bogor. 

Survei ini untuk melihat sejauh mana persepsi warga Kota Bogor terhadap Covid-19 dan menaati seruan pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.

"Hasilnya menarik, ternyata warga paling suka jaga jarak, sering pakai masker dan ditengah-tengah cuci tangan," kata Bima.

Bima menjelaskan, dari hasil survei juga warga lebih percaya mendengar nasehat atau informasi dari dokter, kedua tokoh agama, ketiga pejabat baru terakhir selebritis. 

Tak ayal, pemerintah pusat dan daerah, sangat penting melibatkan dokter, tenaga medis, pakar kesehatan dan tokoh agama. Di Kota Bogor pihaknya membentuk tim Merpati yang tugasnya mengedukasi dan sosialisasi.

"Karena warga masih perlu untuk dijangkau, dicerahkan dan diedukasi apalagi 16 persen warga percaya Covid-19 itu konspirasi buatan manusia, 29 persen mengaku tidak percaya konspirasi, dan 50 persen antara iya dan tidak," kata Bima.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar