Penyaluran BLT Pekerja Termin 2 Lebih Selektif atas Rekomendasi KPK

  Selasa, 10 November 2020   Aini Tartinia
ilustrasi. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBOGOR.COM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyampaikan bahwa kuota penyaluran tahap 1 untuk bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) pekerja bergaji di bawah Rp5 juta di termin 2 ialah sebanyak 2,18 juta pekerja. Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) disebut sudah memprosesnya.

Diketahui, dari 12,4 juta penerima dana BLT atau BSU termin 2 ini bisa saja akan berkurang data calon penerimanya. Ada sekitar 152 ribu lebih data pekerja yang gagal mendapatkan subsidi tersebut. Selain karena rekening tak valid, 152 ribu data pekerja ini diyakini masuk dalam daftar yang seharusnya tidak menerima dana senilai Rp1,2 juta itu.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, ditemukan pekerja formal yang ternyata bergaji di atas Rp5 juta, tetapi dilaporkan oleh HRD perusahaan atau pemberi kerja ke BP Jamsostek dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan dengan tujuan mengurangi beban perusahaan agar tak terlalu besar.

Oleh karenanya, Ida menyebut dalam penyaluran BLT atau BSU termin 2 ini terdapat perbedaan yang tidak dilakukan sebelumnya pada termin 1, yakni rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengharuskan Kemnaker memadankan data penerima dengan data wajib pajak.

"Jadi, atas rekomendasi KPK, datanya akan kami padankan dengan data di BPJS Ketenagakerjaan, sehingga kami bisa melihat mana yang memang layak menerima subsidi dan mana yang tidak layak," ujar Ida seperti dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (6/11/2020).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Ketenagakerjaan, Soes Hindharno, mengatakan, dana ditransfer langsung ke rekening pekerja dengan jumlah total Rp1,2 juta untuk dua bulan, yakni November 2020 dan Desember 2020.

“Ada 12,4 juta total rekening yang makan menerima BSU termin 2, tapi itu akan dibagi menjadi 5 batch seperti sebelumnya di termin 1,” ujar Soes dalam keterangannya saat peresmian BLK Komunitas di Mojokerto, Sabtu (7/11/2020).

Untuk memastikan nomor rekening terdaftar sebagai penerima BLT atau BSU senilai Rp1,2 juta untuk termin 2 atau tidak, pekerja bisa mengecek melalui Web, SMS, maupun WhatsApp, di antaranya:

1.https://bsu.kemnaker.go.id

2.https://kemnaker.go.id

3.Login melalui BPJSTK Mobile

4.Login melalui Website Website sso.bpjsketenagakerjaan.go.id

5.Melalui SMS

Ketik pada layar HP: DAFTAR(spasi)SALDO#Nomor KTP#NAMA#Tanggal lahir#Nomor peserta#Email (jika ada), kemudian kirim SMS ke 2757. Untuk tanggal lahir gunakan format dd-mm-yy.

6.WhatsApp

Selain melalui web dan SMS, kalian dapat mengecek lewat WhatsApp dengan nomor 08119115910 atau 08551500910

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar