Habib Rizieq Baru sampai Indonesia, Politikus PDI Datangi Polisi

  Rabu, 11 November 2020   Suara.com
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tiba di markas Front Pembela Islam, Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

JAKARTA, AYOBOGOR.COM -- Selama hampir sehari kemarin, Selasa (10/11/2020), imam besar FPI, Habib Rizieq Shihab, begitu disoroti banyak pihak, terutama di Jakarta yang menerima dampak kemacetan akibat massa dari luar daerah berdatangan menjemputnya di Bandara Soekarno-Hatta.

Kepulangan ini sekaligus menggenapkan kepergian Rizieq hingga menetap di Arab Saudi selama 3,5 tahun. Kepergiannya pun diwarnai sejumlah dugaan kasus.

Politikus PDI Perjuangan (PDI-P), Henry Yosodiningrat mengaku akan mendatangi Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, Rabu (11/11/2020) untuk menanyakan perkembangan laporannya terkait dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Rizieq Shihab.

Laporan dugaan pencemaran nama baik itu dilaporkan oleh Henry ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada 2017 silam.

"Nanti bertemu Kapolda dan Dirkrimsus karena laporan saya waktu itu masuk di Ditkrimsus," kata Henry saat dihubungi, dilansir Suara.com, Rabu (11/11/2020).

Terkait hal itu, dia berharap Kapolda Polda Metro Jaya nantinya dapat menerima dan menindaklanjuti permintaannya. Terlebih, kekinian Rizieq selaku pihak terlapor telah berada di Indonesia.

"Sekarang dia udah balik kemarin sudah datang, saya minta polisi untuk menindaklanjuti," ujarnya.

Pada 2017 lalu, Henry melaporkan Rizieq ke Polda Metro Jaya atas tuduhan telah mencemarkan nama baiknya. Laporan tersebut telah terdaftar dengan Nomor: LP/529/I/2017/PMJ/Ditreskrimsus.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar