5 Orang Ikut Kerumunan Megamendung Bogor Tertular Corona

  Jumat, 20 November 2020   Nur Khansa Ranawati
ilustrasi -- Kurang lebih puluhan ribu jamaah di simpang Gadog Ciawi, sambut kedatangan Habib Rizieq, Jumat (13/11/2020). (Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi).

JAKARTA, AYOBOGOR.COM -- Kerumunan massa penyambutan Rizieq Shihab di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor beberapa hari lalu menjadi sorotan. Pasalnya, acara tersebut disebut melanggar protokol kesehatan Covid-19 karena banyaknya massa yang berkumpul.

Alhasil, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan pengetesan Covid-19 kepada 400 massa di Megamendung kala itu. Hasilnya, sebanyak 5 orang dinyatakan positif Covid-19.

"Untuk Kabupaten Bogor, saya juga berikan sanksi yang tegas kepada panitia karena membawa banyak dampak. Salah satunya sudah kita berikan tes swab antigen untuk 400 warga yang berkumpul di sana," ungkap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Dari pengetesan swab antigen tersebut, ia mengatakan, 5 orang diketahui positif Covid-19. Sehingga, hal tersebut menunjukan bahwa kerumunan massa berpotensi menjadi sarana penyebaran Covid-19.

"Kesimpulannya, kerumunan itu membahayakan. Buktinya lima dari ratusan yang kita periksa melalui swab antigen menunjukkan bahwa mereka positif Covid-19," ungkapnya.

Selain itu, terdapat sejumlah konsekuensi lain dari acara yang disemuti ratusan orang tersebut. Salah satunya adalah dicopotnya jabatan Kapolda Jabar dan pemanggilan para kepala daerah, termasuk Gubernur Jabar, oleh Bareskrim Polri.

Emil, sapaan Ridwan Kamil, telah memenuhi panggilannya hari ini. Ia dimintai keterangan oleh Bareskrim selama kurang lebih tujuh jam.

"Secara moril saya sangat meyakini bahwa semua keputusan dan dinamika yang ada di Jabar adalah tanggungjawab saya sebagai gubernur. Sehingga dalam kapasitas itu, apa yang terjadi, positif dan negatif menjadi tanggungjawab saya," ungkapnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar