Heboh Pocong Dikejar Anjing di Sulawesi, Cek Faktanya!

  Rabu, 17 Februari 2021   Republika.co.id
Ilustrasi (Pixabay)

TEBET, AYOBOGOR.COM -- Jagat maya diramaikan dengan video rekaman CCTV yang memperlihatkan anjing sedang mengejar sesuatu yang menyerupai pocong di Kampung Balangberu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Video tersebut viral di media sosial, salah satunya di Instagram akun @ndorobeii dan sejumlah akun media sosial lainnya seperti akun Instagram @makassarhitskekinian.

Dalam video yang diunggah @makassarhitskekinian disertai keterangan berikut:

Haji Karim, salah seorang saksi mata, menceritakan penampakan pocong tersebut. Dia mengaku melihatnya melalui CCTV di rumahnya. Itu berawal setelah istrinya mendengar gonggongan anjing.

"Istriku yang pertama lihat ki di CCTV. Awalnya begini, jadi mau na cek kucingnya melalui CCTV, tapi yang dia lihat hanya pocong diikuti anjing meraung," terang Haji Karim mengutip Rakyatku, Jumat malam (12/2/2021).

Gonggongan yang tak henti itu membangunkan istrinya. Sekalian untuk salat tahajud. Istrinya sekalian membangunkan Haji Karim.

"Kejadian itu pun membuat istriku takut. CCTV di rumah itu ada infra merahnya. Sempat itu pocong berada di depan rumah dan kejar anjing tiga ekor. Itu pocong lompat-lompat ki pakai pakaian putih," sebutnya.

Penampakan itu terjadi pada malam Selasa. Sekitar pukul 02.30 WITA malam.

Penjelasan:
Pakar Telematika, Roy Suryo, mengatakan pocong yang ada di video tersebut palsu. “Itu pocong-pocongan, mungkin manusia yang beritikad tidak baik mau seolah-olah menjadi pocong,” kata Roy ketika dikonfirmasi oleh Republika.co.id.

Roh atau makhluk halus kata dia memang ada dan bisa terlihat oleh manusia yang memiliki mata batin. Namun, tidak dapat terlihat oleh kamera manusia, termasuk sosok bayangan.

“Makanya tayangan ‘Ghost Hunter’, ‘the Other World’, dan lain-lain menampilkan efek akibat dari bayang tersebut. Bukan bentuk aslinya. Kalau ada yang terekam, berarti itu film horor atau hiburan,” ujar dia.

Sementara itu, Ustaz Das’ad Latif mengatakan tidak percaya terhadap video viral itu. “Saya tidak percaya, itu editing. Tidak mungkin ada pocong,” kata Ustaz Das’ad saat dikonfirmasi.

Dia juga menyebut tidak ada yang perlu ditakutkan selain kepada Allah dan mengajak masyarakat berlindung kepada Allah. “Apa yang harus ditakutkan itu tidak masuk akal, tidak ada yang begitu. Kalau takut, kita berlindung kepada Allah dengan membaca ‘A’udzubillahimin al-syaithan alrajim,” ucap dia.

Kesimpulan:
Video pocong dikejar anjing adalah konten yang direkayasa.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar