Selain Atasi Kemacetan, Jalur Puncak 2 Bisa Hapus Tradisi Buka Tutup Jalan Puncak

  Kamis, 18 Maret 2021   Yogi Faisal
Komite Percepatan Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor, Yayat Supriyatna (Yogi Faisal/ AyoBogor)

BABAKANMADANG, AYOBOGOR.COM - Komite Percepatan Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor, Yayat Supriyatna angkat suara, soal rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Pemkab Cianjur untuk melanjutkan pembangunan Jalur Puncak 2.

Menurutnya, pembangunan Jalur Puncak 2 dinilai dapat memiliki dampak yang cukup besar, terhadap penanganan kemacetan di kawasan Puncak Kabupaten Bogor, yang selama ini terjadi.

"Kemacetan Puncak ini diakibatkan karena beban kapasitas daya tampung kendaraan sudah melebihi dari kapasitas jalannya. Sehingga perlu jalur lain, untuk mengurangi volume kendaraan yang melintas. Salah satunya dengan Jalur Puncak 2 ini," katanya, Kamis (18/3).

Meski begitu, saat Jalur Puncak 2 dibangun nanti, pemerintah juga harus memikirkan pengembangan wilayah dan pemerataan pembangunannya.

Jika Jalur Puncak 2 dikembangkan, sambungnya, pemerataan pembangunan dan pengembangan harus diperhatikan. Jangan sampai adanya pembangunan ini berdampak pada persoalan lain.

"Makannya semua harus dikomunikasikan agar semuanya sejalan dan tidak ada polemik. Kalau semuanya sudah siap tinggal dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait," ujarnya.

Selain mengentaskan kemacetan, pembangunan Jalur Puncak 2 juga sebagai salah satu ajang misi sosial.

"Jalur puncak 2 ini juga memiliki peran yang cukup penting untuk sosial masyarakat. Karena masyarakat Puncak itu sudah 30 tahun lebih kena buka tutup. Jadi ini persoalan sosial yang cukup serius, bukan hanya kemacetan," ungkapnya.

Yayat juga meminta kepada pemerintah daerah, agar senantiasa melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat. Terlebih, jika pemerintah pusat menunda-nunda pembangunan Jalur Puncak 2.

"Kita harus pertegas apa penyebab pemerintah pusat mengulur-ulur soal Jalur Puncak 2 ini. Kalau pusat ada keberatan soal pembangunan Jalur Puncak 2 ini, ayo sama-sama kita cari solusinya. Karena jalur Puncak 2 ini penting," tutupnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar