Kasih Uang Jajan Hingga Ajak Makan Uli, Dua Kakek Bejat Cabuli Anak di Bawah Umur

  Jumat, 23 April 2021   Yogi Faisal
Kasih Uang Jajan Hingga Ajak Makan Uli, Dua Kakek Bejat Cabuli Anak di Bawah Umur

CISEENG, AYOBOGOR - Dua kakek berinisial E (50 tahun) dan S (50) asal Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor diringkus polisi setelah melakukan pencabulan terhadap anak perempuan di bawah umur.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, kedua pria paruh baya tersebut rupanya melakukan hal bejad tersebut kepada satu korban yang sama. Bahkan, baik E maupun S, keduanya saling tidak mengetahui jika mencabuli anak yang sama.

"Tersangka E telah melakukan 5 kali pencabulan terhadap korban, kurang lebih dari satu bulan yang lalu. Pencabulan tersebut dilakukan di kebun jati dan lapangan tenis pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB," kata Harun kepada wartawan, Jumat 23 April 2021.

Harun menjelaskan, E yang berprofesi sebagai petani melihat korban jalan di dekat rumahnya. Dari situ, E memiliki niat buruk untuk mengajak korban melakukan hal tidak senonoh.

Agar korban mau melakukan perintahnya, E mengiming-imingi korban dengan sejumlah uang. “Tersangka mengimingi uang dengan jumlah yang variatif. Kadang Rp 10 ribu, kadang 20 ribu, kadang lebih bisa sampai Rp 50 ribu,” ujarnya.

Sementara itu, tersangka S yang merupakan pedagang uli melakukan pencabulan terhadap korban di dalam warung miliknya.

Sama seperti E, tersangka S juga sering melihat korban setiap malam melewati warungnya. “Korban diminta untuk memegang alat kelaminnya dan diminta melakukan oral,” ungkapnya.

Kepada polisi, E mengaku melakukan perbuatan bejad tersebut karena khilaf. Meski demikian, dia mengatakan tidak akan melakukan perbuatan tersebut lagi. “Saya khilaf, saya menyesal. Saya tidak akan mengulanginya lagi," akunya.

Tersangka pencabulan lainnya, S mengaku melakukan pencabulan terhadap anak usia delapan tahun itu ketika cuaca hujan dan sepi. Dia melakukan pencabulan sambil menawarkan korban makan uli dengannya.

“Dia saya panggil untuk makan uli. Jadi saat makan uli saya minta dia untuk oral saya. Suasananya waktu itu pas ujan sepi,” ucap S.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 82 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar