Sekolah Tatap Muka Kota Bogor Bikin Tugas Guru Bertambah

  Kamis, 29 April 2021   Yogi Faisal
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi/ Yogi Faisal

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang bakal menggelar uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dalam waktu dekat ini, secara otomatis bakal berdampak pada bertambahnya tugas guru di sekolah.

Sebab, selain diharuskan mengajar langsung di kelas, guru juga mesti mengajar secara daring untuk siswa yang tidak mendapatkan izin dari orang tua untuk melakukan PTM.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Hanafi mengatakan, pada uji coba PTM nanti masing-masing guru kelas wajib memberikan pelajaran secara langsung tatap muka, juga secara daring kepada siswa.

Hal itu merujuk kepada kapasitas kelas yang diwajibkan terisi 50% saat PTM. Juga melakukan rotasi siswa antara PTM dan pembelajaran jarak jauh (PPJ).

"Karena PTM kelas maksimal 50 persen, otomatis masih ada siswa belajar secara daring. Secara otomatis nbeban guru pasti akan bertambah," katanya, Kamis 29 April 2021.

Hanafi juga memberikan semangat kepada guru-guru yang ada di Kota Bogor, dalam menghadapi masa uji coba PTM nanti. Terlebih, atas bertambahnya tugas yang mesti diemban para guru.

"Ini adalah bagian dari resiko pekerjaan dan pengabdian. Jadi saya harap meski tugas guru bertambah karena PTM ini, guru-guru harus mampu memberikan yang terbaik pada murid-muridnya di sekolah nanti," ucapnya.

Pada uji coba PTM nanti, sambung Hanafi, setidaknya ada 73 sekolah yang akan ikut ambil bagian dalam masa uji coba PTM. 73 sekolah tersebut setidaknya sudah lolos verifikasi protokol kesehatan dari satgas covid-19 Kota Bogor.

"Uji coba nanti akan diikuti oleh 37 SMP, yang terdiri dari 20 SMP Negeri, 17 SMP Swasta. Untuk SD kami bagi setiap kecamatan. Jadi setiap kecamatan ada 6 SD Negeri dan Swasta yang akan menjalani uji coba PTM," tutupnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar