Pekan Ini BST Mei dan Juni Rp600 Cair via Bank DKI? Cek Penerima di Sini

  Minggu, 18 Juli 2021   Eries Adlin
Pekan Ini BST Mei dan Juni Rp600 Cair via Bank DKI? Cek Penerima di Sini (ilustrasi)/ayobandung

TEBET, AYOBOGOR – Pekan ini bantuan sosial tunai (BST) periode Mei dan Juni 2021 via Bank DKI senilai Rp600 ribu dijadwalkan cair. Pasalnya, Pemprov DKI Jakarta menjanjikan dana akan dikucurkan pada pekan ketiga Juli. Untuk Anda yang ingin tahu daftar penerima bantuan tersebut silakan cek di corona.jakarta.go.id.

Menurut data yang dirilis laman resmi penangangan Covid-19 di DKI, corona.jakarta.go.id, BST untuk Mei dan Juni yang dibayarkan sekaligus Rp600 ribu akan mengalir ke 1.007.379 warga. Dana tersebut akan dicairkan melalui ATM Bank DKI.

Sejuta lebih orang penerima BST Mei dan Juni 2021 via Bank DKI senilai Rp600 ribu tersebar di enam wilayah seperti dilansir corona.jakarta.go.id yakni:

  • Jakarta Pusat 55.346
  • Jakarta Utara 210.344
  • Jakarta Barat 79.346
  • Jakarta Selatan 160.733
  • Jakarta Timur 49.490
  • Kepulauan Seribu 4.120

Berikut ini cara Anda mengecek daftar penerima BST Juli 2021

  1. Siapkan Kartu Keluarga (KK)
  2. Kunjungi laman corona.jakarta.go.id
  3. Pilih menu ‘Bantuan Sosial’
  4. Masukkan nomor KK pada kolom yang sudah disiapkan
  5. Klik ‘Cari’

Apabila Anda termasuk salah satu dari penerima BST, maka nama Anda akan muncul pada laman tersebut. Setelah mengetahui status penerima, Anda dapat mengajukan pencairan. Nantinya dana tersebut akan dikirim melalui transfer rekening atau ATM Bank DKI.

Cara Pencarian Dana Bansos BST Warga Jakarta Juli 2021

  1. Menerima undangan pencarian dari petugas wilayah yang ditunjuk untuk maksimal H-1 dari jadwal pencairan.
  2. Membawa KK dan KTP asli serta fotokopi saat mengambil Kartu Tabungan.
  3. Apabila tidak bisa hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan. Maka aka nada undangan penjadwalan ulang kedua hingga ketiga setelah distribusi tahap pertama selesai di wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu
  4. Bagi penerima BST Warga Jakarta yang udah memiliki rekening bank DKI maka pencairan dapat langsung dilakukan di ATM atau bank DKI terdekat.

Bagi penerima Kartu Tabungan yang tidak bisa datang sendiri, maka dapat diwakilkan dengan syarat, membawa Surat Kuasa dari penerima BST, KTP serta KK pemberi kuasa dan penerima kuasa baik fotokopi maupun asli.

Pada pencairan BST kali ini, akan ada sekitar 1.007.370 penerima yang tersebar di lima kota administrasi dan satu kabupaten. Jumlah tersebut terdiri atas 497.490 KK di Jakarta Timur, 210.344 KK di Jakarta Utara, 160.733 KK di Jakarta Selatan. 79.346 KK di Jakarta Barat, 55.346 KK di Jakarta Pusat, dan 4.120 KK di Kepulauan Seribu.

Informasi kepastian pencairan BST Mei dan Juni senilai Rp600 ribu dilansir akun resmi penanganan Covid-19 DKI Jakara, corona.jakarta.go.id.

Berikut ini beberapa informasi yang disampaikan di laman tersebut terkait dengan pencairan BST periode Mei dan Juni 2021 senilai Rp600 ribu:

  • Bantuan bersumber dari dana APBD DKI Jakarta

  • Bantuan disalurkan melalui rekening Bank DKI sebesar Rp300.000/bulan

  • BST tahap 5 dan 6 (bulan Mei dan Juni 2021) disalurkan pada bulan Juli 2021

  • Disalurkan dalam bentuk Kartu Tabungan dan Kartu ATM Bank DKI

Berikut ini mekanisme penyaluran BST yang disalurkan Pemprov DKI Jakarta melalui Bank DKI:

  • Terdaftar sebagai penerima bantuan sosial sembako tahun 2020 hasil pembaruan dan pemadanan data Disdukcapil Prov. DKI Jakarta

  • Tidak termasuk penerima Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan/atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

  • Dana BST akan langsung dikirimkan ke rekening penerima BST sekitar minggu ke 3 bulan Juli 2021

  • Menerima undangan maksimal H-1 pelaksanaan dari petugas wilayah yang ditunjuk

  • Apabila tidak hadir sesuai jadwal pertama, akan dijadwalkan kembali pada undangan kedua hingga undangan ketiga setelah distribusi tahap pertama selesai di 5 wilayah DKI Jakarta & Kepulauan Seribu

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar